Senin, 20 Juli 2020

MENGANALISIS PRODUK WISATA



MODUL 3.1
PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN PERJALANAN WISATA
XI UPW

KD 3.1 Menganalisis produk wisata
KD 4.1 Memberikan informasi produk wisata kepada pelanggan  

Tujuan Pembelajaran Ananda mampu :
1.      Mengetahui dan memahami pengertian produk wisata
2.      Menyebutkan produk-produk wisata
3.      Menjelaskan karakteristik produk-produk  wisata
4.      Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan
5.      Mengumpulkan informasi produk-produk wisata
 
 PRODUK WISATA


Produk wisata merupakan sesuatu yang dapat ditawarkan kepada wisatawan untuk mengunjungi sebuah daerah tujuan wisata. Produk wisata dapat berupa alam, budaya serta hasil kerajinan masyarakat. Produk Pariwisata dibanding dengan jenis-jenis produk barang dan jasa lainnya memiliki ciri-ciri berbeda dan untuk memahami bentuk serta wujud dari produk pariwisata, maka berikut ini pengertian produk pariwisata yang dikemukakan oleh beberapa ahli.
Pengertian produk wisata
Produk Wisata adalah seluruh unsur kepariwisataan baik berupa jasa pelayanan dan fasilitas-fasilitas wisata maupun atraksi wisata yang diminati wisatawan selama dia berwisata sejak mulai meninggalkan tempat tinggalnya sampai ia kembali lagi. Adapun pengertian produk wisata menurut para ahli.
·         Burkat dan Medlik : "Produk pariwisata dapat merupakan suatu susunan yang terpadu, yang terdiri dari objek dan daya tarik wisata, transportasi, akomodasi dan hiburan, dimana setiap unsur produk pariwisata dipersiapkan oleh masing-masing perusahaan dan ditawarkan secara terpisah kepada konsumen (wisatawan/tourist)".
·         Medlik dan Middleton : "Produk pariwisata terdiri dari bermacam-macam unsur yang merupakan suatu paket yang satu sama lainnya tidak terpisahkan serta memenuhi kebutuhan wisatawan sejak meninggalkan tempat tinggalnya sampai ke tempat tujuannya dan kembali lagi ke tempat asalnya".
  • Menurut Gooddall (1991: 63), “Produk wisata dimulai dari ketersediaan sumber yang berwujud (tangible) hingga tak berwujud (intangible) dan secara totalitas lebih condong kepada kategori jasa yang tak berwujud (intangible).
  • Menurut Burns and Holden (1989:172), “Produk wisata dinyatakan sebagai segala sesuatu yang dapat dijual dan diproduksi dengan menggabungkan faktor produksi, konsumen yang tertarik pada tempat-tempat yang menarik, kebudayaan asli dan festival-festival kebudayaan.
  • Menurut Kotler dan Amstrong (1989:463), “Produk wisata yaitu sebagai sesuatu yang ditawarkan kepada konsumen atau pangsa pasar untuk memuaskan kemauan dan keinginan termasuk di dalam objek fisik, layanan, SDM yang terlibat didalam organisasi dan terobosan  atau ide-ide baru.
  • Suwantoro (1997:49), berpendapat, “Produk wisata merupakan keseluruhan pelayanan yang diperoleh dan dirasakan atau dinikmati wisatawan semenjak ia meninggalkan tempat tinggalnya, sampai ke daerah tujuan wisata yang telah dipilihnya dan kembali ke rumah dimana ia berangkat semula.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat dideskripsikan bahwa produk wisata merupakan pelayanan yang dapat dinikmati oleh wisatawan dari tempat asal,di daerah tujuan wisata, sampai kembali ke rumah, yang ditunjang oleh atraksi wisata, fasilitas dan layanan, harga produk, aksesibilitas pendukung yang dapat mempermudah kegiatan perjalanan wisata.

Sumber-sumber informasi Produk Wisata

Darimanakah para pengusaha biro perjalanan dan wisatawan bisa memperoleh sumber-sumber informasi terkait produk wisata agar mempermudah dalam perencanaan dan pengelolaan perjalanan wisata, yakni antara lain bisa diperoleh melalui :
      a.       Buku
      b.      Media cetak : Koran, brosur
      c.       Media elektronik : internet, TV
      d.      Sumber langsung : pengusaha pariwisata, tour guide

Unsur-unsur Produk Wisata

Berdasarkan pengertian produk wisata dari beberapa ahli, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat 3(tiga) unsur yang membentuk suatu Produk Pariwisata yang tidak dapat  dipisahkan, yaitu :
1.      Daya Tarik dari Destinasi (Touris destination)
2.      Fasilitas dari Destinasi (Tourist facilities)
3.      Kemudahan dari Destinasi (Transportasi)

1.      Daya tarik wisata
Daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, nilai dan kemudahan berupa keanekaragaman alam, budaya dan hasil buatan manusia yang menjadi kunjungan wisatawan (Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009).
Pengertian yang  mudah dipahami dijelaskan dalam buku Pengantar Ilmu Pariwisata (1985) yang ditulis menurut para ahli
·         A Yoeti. Menurut pendapatnya, daya tarik wisata (tourist attraction) adalah segala sesuatu yang menjadi daya tarik bagi orang untuk berkunjung ke tempat tertentu.
·         Nyoman S Pendit dalam buku karangannya, Ilmu Pariwisata (1994) memberikan definisi daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang bernilai dan menarik untuk dikunjungi dan dilihat.
Jenis-jenis daya tarik wisata
Dalam UU Nomor 9 Tahun 1990 tentang Kepariwisaataan, macam-macam daya tarik
wisata terdiri dari tiga hal, yaitu sebagai berikut.
a.       Ciptaan Tuhan yang Maha Esa berupa alam, flora dan fauna.
b.      Hasil karya manusia, contohnya museum, seni dan budaya, peninggalan sejarah, wisata   agro, buru, petualangan alam, hiburan, taman rekreasi, dll
c.       Minat khusus, contoh: mendaki gunung, berburu, tempat belanja, goa, rafting, tempat ibadah dan ziarah, industri dan kerajinan, dll.
2.      Fasilitas
Fasilitas adalah sesuatu hal yang dimiliki daerah tujuan wisata, meliputi akomodasi, usaha pengolahan makanan, parkir, transportasi, rekreasi dan lain-lain.

3.      Transportasi
Transportasi adalah suatu sarana atau alat yang digunakan untuk kemudahan mencapai daerah tujuan wisata tersebut.

Selanjutnya ketiga unsur tersebut menyatu dan menghasilkan citra terhadap suatu destinasi, apakah baik atau buruk. Berikut ini terdapat sejumlah 6 (enam) unsur produk pariwisata yang membentuk suatu paket pariwisata terpadu yang diuraikan berdasarkan kebutuhan wisatawan, antara lain:
  1. Objek dan Daya Tarik Wisata;
  2. Jasa Travel Agent & Tour Operator;
  3. Jasa Perusahaan Angkutan;
  4. Jasa Pelayanan Akomodasi, Restoran, Rekreasi dan Hiburan;
  5. Jasa Souvenir (Cinderamata);
  6. Jasa Perusahaan Pendukung.

Ciri-ciri Produk Pariwisata

Produk pariwisata dibandingkan dengan produk jasa lainnya memiliki ciri-ciri yang berbeda. Beberapa ciri dibawah ini membedakan produk wisata dengan produk lainnya, yaitu :
1.      Hasil atau produk pariwisata tidak dapat dipisahkan
2.      Calon konsumen tidak dapat mencicipi produk yang akan dibeli
3.      Hasil atau produk pariwisata tidak dapat ditimbun atau disimpan
4.      Hasil produk wisata sangat dipengaruhi oleh faktor ekonomis
5.      Hasil atau produk wisata banyak bergantung pada faktor manusia
6.      Hasil atau produk wisata tidak mempunyai standar atau ukuran yang objektif
7.      Peranan perantara tidak diperlukan kecuali travel agent atau tour operator
8.      Dari segi kepemilikan usaha penyediaan produk wisata memerlukan biaya yang besar dan resiko tinggi dan permintaan yang sangat peka


Jenis-jenis Produk Wisata Perjalanan


 














 Jenis-jenis produk wisata Perjalanan antara lain :
·         Cruise Tour (Wisata pelayaran)
Cruise Tour, yaitu perjalanan wisata dengan menggunakan kapal pesiar mengunjungi objek-objek wisata bahari dan objek wisata di darat dengan menggunakan kapal pesiar sebagai basis pemberangkatannya.

·         Eco Tour (Wisata alam)
Ekowisata merupakan bentuk wisata yang dikelola dengan pendekatan konservasi. Apabila ekowisata pengelolaan alam dan budaya masyarakat yang menjamin kelestarian dan kesejahteraan, sementara konservasi merupakan upaya menjaga kelangsungan pemanfaatan sumberdaya alam untuk waktu kini dan masa mendatang.

·         Agro Tour (Wisata berhubungan dengan pertanian)
agritourism didefinisakan sebagai perpaduan antara pariwisata dan pertanian dimana pengunjung dapat mengunjungi kebun, peternakan atau kilang anggur untuk membeli produk, menikmati pertunjukan, mengambil bagian aktivitas, makan suatu makanan atau melewatkan malam bersama di suatu areal perkebunan atau taman

·         Adventure Tour (Wisata petualangan)
Adventure Tourism adalah paket wisata yang dilakukan di alam terbuka untuk melatih ketangkasan jasmani serta menyegarkan rohani dengan mengambil resiko yang cukup membahayakan keselamatan jiwa dengan dipandu oleh seseorang atau lebih yang berpengalaman. 

·         Health Tour/ Medical Tour (Wisata kesehatan)
Medical tourism atau yang sering juga disebut dengan medical travel, health tourism atau global healthcare adalah sebuah terminologi yang digagas oleh biro perjalanan wisata dan media massa untuk menjelaskan pesatnya pertumbuhan satu perjalanan lintas negara untuk mendapatkan pelayanan medis.

·         Climatic Tour (Wisata iklim/cuaca)
Climatic Tour adalah perjalanan wisata yang berhubungan dengan iklim atau musim.

·         Bussines Tour (Wisata kegiatan dagang/bisnis)
Business tourism merupakan tour yang diselenggarakan disamping tujuan untuk berlibur juga melakukan suatu kegiatan bisnis/dagang. Contoh: Expo tour atau Trade tour merupakan perjalanan untuk mengunjungi pameran-pameran dagang (promosi atau transaksi dagang).

·         Seaside Tour (Wisata pantai/laut)
Seaside Tour adalah tour yang diselenggarakan untuk melihat pemandangan alam berupa pantai.

·         Cultural Tour (Wisata budaya)
Cultural Tourism adalah paket wisata yang diselenggarakan khusus untuk mengetahui adat-istiadat, gaya dan cara hidup suatu bangsa, sejarah, seni budaya maupun acara keagamaan. 

·         Sport Tour (Wisata Olahraga)
Sport Tourism adalah paket wisata yang dilakukan dalam rangka melatih atau melakukan uji ketangkasan jasmani atau mengikuti pertandingan olah raga di daerah atau di negara lain.

·         Mice Tour (Wisata Seminar/Pameran)
Mice Tour adalah tour yang di selenggarakan yang didalamnya terdapat acara-acara tertentu misalnya seminar, pameran, dll.

·         Youth Tour (Wisata remaja)
Youth Tour adalah tour yang di selenggarakan khusus untuk para anak muda atau remaja.

 
Pertimbangan Wisatawan dalam menentukan Objek Wisata
Adapun pertimbangan wisatawan dalam menentukan objek wisata yang akan disusun dalam suatu tour agar tidak salah dalam pengelolaan kegiatan perjalanan wisata adalah dengan melihat beberapa hal penting sebagai berikut :
      1.      Selera / minatnya
      2.      Jenis kelamin
      3.      Latar belakang social
      4.      Kemampuan ekonomi


-          Selamat Belajar -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar